November 24, 2022

Produk asuransi penyakit kritis dapat menjadi solusi untuk melindungi diri dari risiko penyakit di kemudian hari. Pasalnya, biaya tanggungan yang diberikan oleh perusahaan asuransi cukup besar dan dapat digunakan pula untuk menjalani proses pengobatan.

Hanya saja, masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa asuransi penyakit kritis dan asuransi kesehatan adalah sama, sementara faktanya kedua asuransi tersebut memiliki manfaat berbeda. Asuransi penyakit kritis akan aktif saat nasabah mengidap penyakit serius.

Penyakit serius yang dimaksud ialah ketika didiagnosis penyakit jantung, kanker, diabetes, gagal ginjal, gangguan paru-paru, dan penyakit lain dengan kebutuhan biaya pengobatan yang terbilang besar. Umumnya, asuransi ini menanggung 50-100 jenis penyakit, tergantung perusahaan asuransinya.

Dikutip dari cermati, jenis penyakit yang paling banyak pengajuan klaimnya ialah kanker, stroke, jantung, diabetes, TBC, dan ginjal.

Asuransi penyakit kritis sendiri terdiri dari dua jenis, yaitu asuransi penyakit kritis murni (stand alone) dan asuransi penyakit kritis rider. Jenis asuransi penyakit kritis murni hanya memberi manfaat pada penyakit kritis saja tanpa adanya polis asuransi lain.

Sementara itu, asuransi penyakit kritis rider memberi manfaat tambahan atau menanggung jenis penyakit kritis lebih banyak, hingga 100 jenis penyakit. Namun, tambahan mengharuskan nasabah bergabung dulu dalam polis asuransi kesehatan, baru diperbolehkan membeli polis tambahan penyakit kritis.

Di pasaran sendiri tersedia banyak sekali asuransi penyakit kritis yang bisa Anda jadikan pilihan. Salah satunya adalah FWD Critical Illness. FWD Insurance sendiri, menyediakan asuransi ini dalam 2 bentuk yaitu sebagai asuransi penyakit kritis yang berdiri sendiri yang bernama FWD Critical Illnes dan rider asuransi penyakit kritis yang bernama FWD Critical Illness Accelerated. Jadi FWD insurance memberikan 2 opsi yang bisa dipilih  tergantung kebutuhan Anda mau beli asuransi penyakit kritis sendiri atau mau tambahan  rider asuransi penyakit kritis ke premi asuransi yang sudah ada.

Namun demikian, tentunya sebelum memilih asuransi penyakit kritis, tetap harus membaca dahulu keseluruhan isi polis. Dengan memahami tingkat kekritisan yang memenuhi syarat klaim, Anda tidak akan terlibat masalah di kemudian hari yang kemungkinan malah akan menimbulkan kerugian. Jangan ragu bertanya jika memang membutuhkan penjelasan yang lebih mendetail, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *